Hubungan

Penyebab Kurang Percaya Diri dan Tips Mengatasinya

Penyebab kurang percaya diri pada diri manusia sangatlah beragam misalnya dapat disebabkan oleh adanya perasaan tertekan karena kurang pergaulan, suka nervous, minder atau rendah diri, terlalu pesimis dan takut. Memang sebetulnya tanpa sadar, manusia sering merasa kurang percaya diri jika berhadapan pada situasi tertentu. Namun, jika sudah terlalu sering kurang percaya diri, hal ini justru akan menghambat sosialisasi dengan masyarakat atau orang lainnya. Oleh karena itu, lebih baik kita mengetahui terlebih dahulu seperti apakah ciri dan penyebab kurang percaya diri untuk kemudian mengetahui cara mengatasi kurang percaya diri.

Ciri-Ciri dan Penyebab Rasa Kurang Percaya Diri

Ada beberapa tanda atau ciri orang kurang percaya diri, seperti selalu berpikir negatif pada sendiri dan suka menyendiri. Orang yang kurang percaya diri akan begitu susah membuka diri pada pergaulan, karena ia akan selalu waspada yang berlebihan saat berhadapan dengan orang lain. Ia akan tampak kaku dan salah tingkah, sehingga tampak aneh. Orang-orang yang kurang percaya diri akan merasa jika orang lainlah yang perlu diubah sikapnya.

Mereka akan selalu menaruh curiga pada orang lain dan berpikiran buruk sebelum menjalin hubungan. Bahkan mereka akan sering menolak ajakan untuk bertemu dan mengobrol ke beberapa tempat yang ramai orang. Orang-orang yang kurang rasa percaya dirinya akan membatasi gerak-geriknya, seolah-olah dia tidak ingin orang lain memandang kelemahan dan kekurangannya. Mereka tidak akan menyadari sisi positif dan keunggulan dari dirinya sendiri dan bertanggungjawab untuk mengubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Lalu bagaimanakah cara mengatasinya? Berikut ini adalah cara mengatasi minder atau kurang percaya diri.

  1. Mengenali Diri Sendiri
    Mengenali diri adalah langkah paling sulit dalam proses membangun rasa percaya diri. Mengenali diri sendiri adalah salah satu proses yang menuntut kejujuran kita dalam introspeksi dan mengevaluasi diri sendiri. Hanya berdasarkan kejujuran lah kita dapat mengetahui kelebihan serta hal apa saja dalam diri yang masih perlu dibenahi atau juga dikembangkan lagi.Memahami dan mengetahui diri kita dengan baik, merupakan langkah yang paling baik untuk berkehidupan sosial atau mungkin juga membangun kerjasama dengan orang lain. Saat kita sudah mengenal diri dengan baik, kesadaran akan kemampuan kita yang bisa kita bagikan pada orang lain juga akan datang dengan sendirinya. Kita kemudian bisa mengerti apa yang bisa kita teladani dari orang lain.
  2. Berpikir Positif
    Di dunia ini, semua hal terbentuk dari pikiran. Pikiran positif akan mendatangkan hal yang positif, begitu pula sebaliknya. Hindari pikiran terus merasa lemah dan hargai diri sendiri jika ingin melihat orang lain menghargai kita.
  3. Atasi Kekurangan Diri Sendiri
    Memang hal yang satu ini terlihat susah untuk dilakukan. Manusia cenderung susah untuk mau mengakui kekurangannya. Sebaliknya, kita justru memercayakan penilaian orang lain pada kekurangan kita. Jika kita mau jujur pada diri sendiri, kitalah orang yang seharusnya lebih tahu kekurangan kita dan harus mengambil tindakan seperti apa untuk memperbaikinya.
  4. Hargai Diri Sendiri
    Setelah mengetahui bagaimana kekurangan diri sendiri, hal yang perlu dilakukan adalah menghargai diri sendiri. Berdamailah dan terima diri kita apa adanya akan membuat diri kita tentram dan merasa setara dengan yang lainnya.
  5. Jangan Menghindari Rasa Takut
    Pemikiran ketakutan akan sesuatu hal itu hanyalah energi negatif. Biasanya, hal yang terjadi tidak berakibat seburuk yang kita duga. Melawan rasa takut akan memberi keyakinan pada diri sendiri.

Demikianlah cara agar percaya diri dan berani yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Memang seseorang yang kurang percaya diri tidak bisa langsung berbalik menjadi penuh percaya diri ketika menerapkannya. Dibutuhkan kesabaran terhadap proses berkembang diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Penyebab kurang percaya diri memang tampak sepele, tapi jika bukan kita yang mengatasinya, siapa lagi? Semoga tips kali ini bermanfaat untuk kita semua, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *